1/12/2010

ISLAM YANG UNIVERSAL

1.  Mencakup dimensi waktu
    Artinya bahwa Islam bukanlah suatu agama yang diperuntukkan untuk umat manusia pada masa waktu tertentu, sebagaimana syariat para nabi dan rasul yang terdahulu. Namun Islam merupakan pedoman hidup yang abadi, hingga akhir zaman. (QS. 21:107)‏
2.  Mencakup seluruh dimensi ruang
    Maknanya adalah bahwa Islam merupakan pedoman hidup yang tidak dibatasi oleh batasan-batasan geografis tertentu, seperti hanya disyariatkan untuk suku atau bangsa tertentu. Namun Islam merupakan agama yang disyariatkan untuk seluruh umat manusia, dengan berbagai bangsa dan sukunya yang berbeda-beda. (QS. 34 :28)‏
3.  Mencakup semua sisi kehidupan manusia
    Ajaran islam mencakup seluruh sisi kehidupan manusia, diantaranya sisi ibadah (QS. 51 : 56), akhlak (hadits), ekonomi 59 : 7, politik 5 : 51, sosial 5 : 2, pendidikan 31 : 13 dsb. Dan Allah SWT memerintahkan agar kita masuk ke dalam agama Islam secara sempurna (kaffah).

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا ادْخُلُوا فِي السِّلْمِ كَافَّةً وَلاَ تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ
Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.


•    Islam adalah ketundukan seorang hamba (dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan) kepada wahyu ilahi yang diturunkan kepada para nabi dan rasul khususnya Nabi Muhammad SAW guna dijadikan pedoman hidup dan juga sebagai hukum atau atruan Allah SWT yang dapat membimbing umat manusia ke jalan yang lurus, menuju ke kebahagiaan dunia dan akhirat.

    أَفَغَيْرَ دِينِ اللّهِ يَبْغُونَ وَلَهُ أَسْلَمَ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ طَوْعاً وَكَرْهاً وَإِلَيْهِ يُرْجَعُونَ
  
Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah berserah diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan. (QS. Ali Imran : 83)‏


•    Islam adalah ‘Way of Life’, sistem dan kehidupan yang bersifat mengatur segala sendi kehidupan manusia serta menjadi dasar pijakan bagi akhlak yang mulia yang dibawa oleh Nabi Muhammad s.a.w. untuk disampaikan kepada umat manusia, menuju kebahagiaan hakiki dunia dan akhirat :

    وَمَن يُسْلِمْ وَجْهَهُ إِلَى اللَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى وَإِلَى اللَّهِ عَاقِبَةُ الأُُمُورِ
    Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh. Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan.
(QS. Lukman/31:22)‏

Tidak ada komentar:

Posting Komentar